0

Membangun Kesadaran Pentingnya Memiliki Asuransi Jiwa

Harus diakui, masih saja ada orang yang menganggap bahwa asuransi jiwa akan menambah beban keuangan. Kewajiban membayar premi yang dilakukan secara rutin, sementara manfaatnya tidak dapat langsung dirasakan sering menjadi pertimbangan yang memberatkan. Namun, perlu pula diingat bahwa manusia memiliki kemampuan yang terbatas untuk mengetahui nasibnya di masa depan. Manusia tak dapat meramalkan dengan tepat, kapan kemalangan atau sesuatu yang buruk dan tak diinginkan akan terjadi. Sehingga, upaya mengantisipasi risiko adalah lebih baik daripada tidak dipersiapkan sama sekali.

Demikian pula dengan besarnya premi yang harus dibayarkan. Semakin besar risiko yang dipertanggungkan, maka akan semakin besar pula premi asuransinya. Maka, jangan berpikir bila sebenarnya orang dengan mudah bisa menjadi peserta asuransi mana saja, asalkan preminya termurah dan dapat terlindungi semua risiko yang berpotensi menimpanya. Ini masih lebih baik bila mengingat ketidakpastian datangnya musibah yang akan mempengaruhi semua rencana keuangan yang telah dibuat, bahkan bisa mengacaukannya.

Maka, hal itu sebenarnya bisa menjadi alasan kuat untuk memiliki asuransi perlindungan jiwa. Sebab pada hakikatnya, kerugian sebagai dampak atas risiko yang diakibatkan oleh musibah tersebut tidak perlu ditanggung sendirian. Perusahaan asuransi menjadi pihak yang melakukan penilaian risiko atas apa saja yang akan mengancam seseorang, serta jaminan penggantian dari pekerjaan yang dilakukannya. Sebagai misal, orang yang bekerja di industri tambang lepas pantai tentu lebih berisiko dibanding para pekerja kantoran. Sehingga semakin tinggi risiko, semakin besar pula jaminan penggantian apabila terjadi musibah.

Demikian pula jika seseorang menjadi “tulang punggung” atau pencari nafkah utama keluarga, tentu memiliki risiko hidup lebih besar dibanding anggota keluarga yang tidak bekerja. Karena itulah memiliki asuransi jiwa tak bisa hanya sekedarnya saja, namun yang lebih penting adalah program asuransi tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Maka, agar terbangun kesadaran akan pentingnya asuransi jiwa, nasib orang-orang terdekat yang akan mengalami dampak saat ditinggalkan adalah hal utama yang patut dipikirkan. Kesadaran akan besarnya potensi risiko yang dimiliki, mendasari kebutuhan untuk memproteksi diri dan keluarga dengan perlindungan asuransi jiwa. Sehingga, tak ada lagi anggapan bahwa asuransi jiwa akan membebani keuangan, sebab manfaatnya di masa depan justru akan terjadi sebaliknya.

batav vianet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *